Inisiasi Kerja Sama Pentahelix Pengembangan Sapi Perah Grati
Pasuruan, 25 Mei 2026 — BRMP Ruminansia Besar bersama Universitas Airlangga melakukan inisiasi kerja sama pentahelix dalam pengembangan Sapi Perah Grati sebagai upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian susu nasional. Sapi Perah Grati memiliki posisi yang strategis di tengah tantangan persusuan nasional saat ini, terutama tingginya ketergantungan impor susu serta dampak perubahan iklim global, sebagai plasma nutfah nasional, Sapi Perah Grati dikenal adaptif di lingkungan tropis.
Dari sisi ekonomi, Sapi Perah Grati mampu mempertahankan produksi susu saat ini sekitar 10–15 liter per hari diharapkan mampu menjadi 15-20 liter perhari meskipun dipelihara di lingkungan tropis dengan suhu berkisar 28°C–30°C. Selain itu, sapi ini juga memiliki keunggulan genetik berupa tingginya ekspresi Heat Shock Protein (HSP70) yang berperan penting dalam menjaga homeostasis seluler saat menghadapi tekanan panas. Tidak hanya unggul dalam adaptasi lingkungan, Sapi Perah Grati juga memiliki ketahanan penyakit yang lebih baik terhadap vektor tropis seperti caplak dibandingkan sapi impor murni. Keunggulan tersebut menjadi nilai tambah penting dalam pengembangan peternakan sapi perah berkelanjutan di Indonesia. Melalui inisiasi kerja sama pentahelix ini, BRMP Ruminansia Besar bersama UNAIR berharap pengembangan Sapi Perah Grati dapat semakin diperkuat melalui inovasi teknologi, pendampingan peternak, hingga penguatan hilirisasi produk susu nasional.